Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan Sasaran mutu dalam ISO 9001: 2015 dengan Key Performance Indicators atau KPI

Dalam penerapan ISO 9001:2015 ada sebuah persyaratan yang harus ada dalam sebuah perusahaan untuk menentukan sebuah target atau tujuan sebuah organisasi yang diturunkan ke setiap bagian atau departemen, persyaratan itu sering disebut dengan istilah Sasaran mutu, yang jadi pertanyaan adalah jika dalam perusahaan yang menerapkan ISO 9001 : 2015 sebelumnya telah ada KPI apakah itu sama dengan sasaran mutu yang ada dalam persyaratan ISO 9001:2015 ?


Berikut sedikit kita bahas mengenai perbedaan Sasaran mutu dalam ISO 9001: 2015 dengan Key Performance Indicators atau KPI

Key Performance Indicators atau KPI


Key Performance Indicators atau lebih keren disingkat KPI digunakan untuk mengukur dan menetapkan sebuah target yang harus dicapai oleh setiap departemen atau bagian dalam sebuah organisasi maupun perusahaan.

Key Performance Indicators atau KPI menjelaskan performa kinerja yang hendak dicapai oleh sebuah perusahaan serta langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk merealisasikan obyek strategi dari perusahaan tersebut.

Key Performance Indicators atau KPI harus memenuhi kriteria berikut ini:

(1) Memiliki target. Yakni target apa yang hendak dicapai serta waktu yang diperkukan untuk meraih target tersebut.

(2) Berorientasi pada outcome. Jadi tidak sekedar output (hasil dari proses) sebab outcome berpengaruh secara signifikan.

(3) Memiliki nilai threshold (ambang batas). Yaitu untuk membedakan antara nilai target dengan nilai aktual.

Sasaran Mutu vs KPI



Key Performance Indicators memiliki peran penting bagi kemajuan sebuah perusahaan. Sebab, perusahaan akhirnya dintuntut memiliki visi dan misi yang jelas serta langkah praktis untuk merealisasikan tujuannya. Dan tidak sekedar itu saja, dengan Key Performance Indicators perusahaan bisa mengukur pencapaian performa kinerjanya. Apakah sudah sesuai ataukah belum sama sekali.

Karena Key Performance Indicators merupakan alat ukur performa kinerja sebuah perusahaan, maka Key Performance Indicators juga harus mencerminkan tujuan yang ingin diraih oleh perusahaan tersebut. Artinya, Key Performance Indicators setiap perusahaan bisa jadi berbeda sesuai dengan kebutuhannya.

Sebelum menetapkan Key Performance Indicators, perusahaan harus melakukan beberapa persiapan berikut ini:

(1) Menetapkan tujuan yang ingin dicapai.
(2) Mempunyai bisnis proses yang telah terdefinisi dengan jelas.
(3) Membuat ukuran kuantitatif dan kualitatif sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
(4) Melakukan monitoring setiap kondisi yang terjadi serta melakukan perubahan yang diperlukan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang.

Key Performance Indicators membutuhkan perencanaan yang matang. Selain itu juga harus didukung oleh ketersediaan data dan informasi yang akurat serta konsisten. Di sinilah peran penting sistim informasi bagi sebuah perusahaan.

Jika perusahaan mampu menyediakan sistim informasi yang akurat, konsiten, dan mudah diakses bagi siapa saja yang berkepentingan, niscaya data yang diperoleh bisa dipertanggungjawabkan keakuratan dan konsistensinya. Walhasil, perusahaan juga harus menyediakan perangkat teknologi informasi yang fungsional dan tepat sasaran.

Agar Key Performance Indicators bisa berfungsi dengan optimal, maka Key Performance Indicators harus memenuhi kaidah SMART. Yakni 


1. Scietific (spesifik)
2. Measureable (terukur),
3. Achievable (bisa dicapai/realistis),
4. Reliable (bisa dipercaya),
5. Time bound (target waktu).

Sasaran Mutu ISO 9001:2015


Sasaran  mutu adalah target dari sebuahperusahaan atau organisasi dalam melakukan suatu proses yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu.
Sasaran mutu merupakan metoda yang di gunakan oleh Perusahaan untuk tetap fokus mengejar target yang berasal dari Pedoman Mutu hingga rencana untuk pencapaiannya

Pembuatan Sasaran mutu juga harus SMART yaitu :

1. Scietific (spesifik)
2. Measureable (terukur),
3. Achievable (bisa dicapai/realistis),
4. Reliable (bisa dipercaya),
5. Time bound (target waktu).

Secara kaidah dan prinsip menurut waroengilmu bila sebuah perusahaan telah menerapak KPI yang dipantau secara periodik maka perusahaan tersebut sudah memiliki sasaran mutu yang dipersyaratkan oleh ISO 9001:2015, tinggal bagaiman mensinkronkannya agar bila ada hal yang belum tercakup dapat ditambahkan.

1 comment for "Perbedaan Sasaran mutu dalam ISO 9001: 2015 dengan Key Performance Indicators atau KPI"

  1. Terimakasih penjelasanya, pertanyaan adalah, hal mendasar yang membedakan KPI dengan sasaran mutu apa ya? apakah beda atau hanya beda bahasa saja. tq

    ReplyDelete

Orang Bijak Tinggalkan Jejak