Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri)

TKDN atau Tingkat Kandungan dalam negeri mulai terdengar lagi mengingat pemerintah akan mewacanakan pada tahun-tahun mendatang untuk menfilter banyaknya perusahaan asing yang masuk di Indonesia agar meningkatkan kandungan atau komponen dalam negeri yang dimiliki bila memiliki perusahaan atau anak perusahaan di Indonesia.

Persyaratan utama yang harus dilengkapi untuk sertifikasi TKDN adalah:


1.  Perusahaan harus sudah mempunyai IUI (Izin Usaha Industri) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian
Persyaratan Izin Usaha Industri (IUI) Tingkat Kota Surakarta
Mengisi formulir permohonan, dilampiri :
1. Fotocopy KTP pemohon
2. Fotocopy NPWP
3. Surat Izin dari pimpinan bagi anggota TNI, POLRI, PNS
4. Fotocopy akte pendirian/perubahan perusahaan bagi yang berbadan hukum (PT, CV, FA, UD) dan khusus PT dilengkapi dengan Akte Pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM
5. Fotocopy IMB
6. Fotocopy Izin Gangguan/HO
7. Fotocopy Izin teknis dari SKPD/Instansi/Lembaga terkait

2.  Proses sertifikasi TKDN :
 1. Perusahaan mengajukan permohonan ke badan penilai yang telah ditunjuk
 2. Pembahasan mengenai penawaran biaya.
 3. Badan penilai (PT. Surveyor Indonesia dan PT. Sucofindo) melakukan opening meeting dan survey lapangan sekaligus melakukan collecting data.
 4. Verifikasi dan closing meeting.

5. Laporan dikeluarkan dan disampaikan ke Kementrian Perindustrian untuk dikeluarkan Sertifikat TKDN dan ditandasahkan oleh Kementerian Perindustrian  

untuk lebih jelasnya bisa berkunjung ke situs resmi kemenperin disini

4 Responses to "Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri)"

  1. Untuk urusan perizinan dengan mudah cepat dan nyaman kami LEGAL DOKUMENT EXPERT bisa membantu anda dalam berbagai macam perizinan, seperti:

    1. Urus KITAS, KITAP, NATURALISASI (WNA ke WNI)
    2. Urus Pendirian PT (PERSEROAN TERBATAS)
    3. Urus Pendirian PT.PMA ( Warga Asing ingin mendirikan Perusahaan di Indonesia)
    4. Urus API – U PMA / PMDN (UMUM)
    5. Urus API – U PMA /PMDN (PRODUSEN)
    6. Urus NPIK (Nomor Pengenal Importir Khusus)
    7. Urus NIK (Nomor Induk Kepabeanan)
    8. Urus Ijin BPOM (Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan)
    9. Urus Ijin SNI (Standart Nasional Indonesia)
    10. Urus HALAL SERTIFIKAT
    11. Urus Pendirian YAYASAN /SEKOLAH / KURSUS
    12. Urus IP LIMBAH NON B3
    13. Urus SIUP MB (Siup Minuman Beralkhohol)
    14. Urus Pendirian CV
    15. Urus Pendirian UD (Usaha Dagang)
    16. Urus ijin Industri ( TDI /IUI)
    17. Urus Ijin Prinsip dan perubahan
    18. Urus Rekomendasi Departemen Perindustrian
    19. Urus SIUK BPW (Biro Perjalanan Wisata) / Travel
    20. Urus UUG / HO(Ijin Gangguan)
    21. Urus IUT (Ijin Usaha tetap PMA/ PMDN)
    22. Urus SKPLBI Barang / Label Produk Importir)
    23. Urus Merk Dagang
    24. Urus SIUJK (Surat Ijin jasa Kontruksi)
    25. UKL / UPL –SPPL – AMDAL
    26. Urus Materlist (Bebas Pajak Mesin Importir)
    27. Urus Ijin ISO 9001
    28. Urus Ijin SIUJS (Surat Ijin Jasa Surveyor)
    29. Urus Pernikahan WNA dan WNI
    30. Urus Pernikahan di Luar Negeri (Beda Agama)

    Dan masih banyak lagi perijinan lainnya untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami:

    Phone : (031) 99019835 / 082233224330
    WA : 085736368293 / 085714851527
    Email : legaldocumentexpert@gmail.com
    Pin BB : D11C7BE6

    Trimakasih

    ReplyDelete

Orang Bijak Tinggalkan Jejak